Blogger templates

RSS

Tugas 3

1.   Manajemen harddisk dengan Kernel monolitik

Description: http://bits.wikimedia.org/static-1.22wmf16/skins/common/images/magnify-clip.png
Struktur kernel monolitik, mikrokernel dan sistem operasi berbasis kernel-hibrida
Kernel monolitik merupakan suatu arsitektur kernel yang melingkupi keseluruhan dari sistem operasi untuk berjalan pada ruang kernel dalam modus supervisor. Berbeda dengan arsitektur kernel lainnya (mikrokernelkernel hibrida), kernel monolitik menyediakan layananan virtual atas perangkat keras secara penuh pada level tingkat tinggi, disertai dengan serangkaian layanan pada level tingkat bawah yang bersifat primitif sebagai layanan basis sistem operasi seperti manajemen proses, konkurensi, dan manajemen ingatan dalam satu atau beberapa modul.
Modul-modul yang dapat dimuat[sunting]
Umumnya kernel monolitik modern saat ini seperti OpenVMSLinuxSolaris, varian BSD seperti FreeBSDOpenBSD, dan NetBSD dapat memuat modul internal secara dinamis pada saat beroperasi. Dalam artian modularitas ini lebih bersifat pada sisi kode biner (setelah kernel dikompilasi) dan bukan pada sisi arsitektural kernel. Dalam prakteknya, pemuatan internal modul secara dinamis seperti ini sederhananya merupakan suatu cara yang lebih fleksibel dalam manajemen kernel saat beroperasi dibandingkan dengan keharusan untuk melakukan restart pada arsitektur kernel yang lain. Keberadaan modul-modul ini membuat kernel monolitik menjadi lebih fleksibel karena kapabilitas kernel dapat dikembangkan sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan, disamping itu model pemuatan secara dinamis lebih menghemat ruang pengingat dan sumber daya perangkat keras.
Contoh kernel monolitik[sunting]
·         varian kernel serupa-Unix:
·         Linux
·         Syllable
·         Kernel-kernel Unix
·         BSD
·         FreeBSD
·         NetBSD
·         OpenBSD
·         Solaris dan OpenSolaris
·         IBM AIX
·         DOS
·         DR-DOS
·         MS-DOS
·         Seri Microsoft Windows 9x (9598Windows 98SEMe)
·         Kernel Mac OS, sampai dengan Mac OS 8.6
·         OpenVMS
·         XTS-400

2.Melindungi computer dengan shadow defender

Shadow Defender merupakan aplikasi keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi isi PC/Laptop Anda dari perubahan yang tidak dikehendaki atau pun penyusupan oleh virus. Dengan mengaktifkan Shadow Mode, maka komputer Anda secara otomatis akan dioperasikan secara virtual. Artinya, semua perubahan yang terjadi tidak akan disimpan secara fisik di sistem PC/Laptop Anda. Misalnya, pada saat dijalankan ternyata ada virus yang berhasil menulari sistem Anda, maka dengan melakukan restart komputer, secara otomatis program ini akan mengembalikan sistem Anda seperti sedia kala tanpa terpengaruh sedikitpun.

Berbeda dengan software competitornya seperti Deep Freeze, software ini memperbolehkan kita untuk memilih file/folder yang tidak ikut divirtualkan. Sehingga memudahkan kita untuk menyimpan dan mengolah data yang diperlukan. Artinya, walaupun proteksi virtual dilakukan terhadap drive C/D, tetapi kita masih dapat menentukan sendiri mana file/folder yang tidak ikut divirtualkan. Bagaimana? Apa masih kurang mantab software-software yang kami bahas Juragan...??? ^_^

Untuk mulai merasakan manfaat dari software ini, silahkan Anda download terlebih dahulu paket instalasinya. Setelah semua ritual download selesai, instal software ini seperti biasa. Kemudian, berikut ini adalah cara penggunaan Shadow Defender yang kami jelaskan secara singkat...

·         Jalankan program Shadow Defender yang telah diinstal sebelumnya.
·         Masukkan Serial Number yang telah disertakan dengan mengklik tombol Register.

·         Klik tombol Exclusion List untuk memilih folder-folder yang nantinya tidak ikut didekukan > klik tombol Add Folder untuk menambah daftar folder > klik tombol Apply untuk menyimpan daftar nama folder yang tidak ikut dibekukan

.
·         Klik tombol Mode Setting untuk memilih drive mana saja yang akan dibekukan.
·         Klik tombol Enter Shadow Mode untuk memulai proses pembekuan.


·         Pilih Enter Shadow Mode On Boot.
·         Klik tombol OK (PERHATIAN! Penekanan tombol ini secara otomatis langsung akan mengaktifkan Anda ke Shadow Mode/Mode Bayangan/Pembekuan, sehingga apapun yang Anda ketik setelah tombol ini ditekan tidak akan disimpan oleh sistem kecuali ke dalam folder-folder yang telah didaftarkan pada langkah 3 di atas).
·         Restart Komputer Anda.
·         Kemudian Anda akan melihat logo Shadow Mode di bagian tengah atas layar PC / Laptop Anda (hal ini menandakan mode virtual/shadow telah diaktifkan).

3.Remote computer dengan Teamviewer

Remote Komputer atau Remote Desktop mungkin bukan hal yang baru bagi kita, namun tidak ada salahnya kalo kita bahas, mungkin barangkali teman ada yang belum tau dan perlu informasi bagaimana cara meremote komputer dari mana saja.
Ok teman kali ini saya ingin sedikit menjelaskan bagaimana cara meremote komputer dengan menggunakan TeamViewerTeamViewer adalah software Remote Desktop yang cukup banyak digunakan sekarang ini karena kemudahanya. salah satu keunggulanya adalah dapat digunakan pada berbagai sistem operasi, selain windows, linux dan Macintosh, software ini juga bisa digunakan pada Android dan IOS. 
Sekarang bagaimana cara menggunakanya, cukup mudah sekali. TeamViewerterdiri dari 2 aplikasi utama, satu aplikasi dijalankan pada komputer yang akan diremote, dan yang satunya lagi dijalankan pada laptop atau pc yang kita gunakan.
1. Download TeamViewer.exe bisa teman dapatkan 
disini, kemudian install di komputer yang akan diremote, setelah itu nanti kita akan mendapatkan unik ID, untuk ID ini kita tidak bisa merubahnya, tapi kita bisa merubah password dengan cara klik kanan pada kolom password, kemudian pilih menu "Create New Random Password"), selanjutnya kita bisa menggunakan id dan password tersebut pada komputer atau laptop kita untuk mengakses PC Remote.

2. Untuk laptop atau komputer yang kita gunakan untuk meremote kita bisa menggunakan TeamViewer Portable atau TeamViewer Installer bedanya klo portable kita tidak perlu menginstall, jadi bisa langsung kita gunakan. selanjutnya pada bagian Control Remote Computer masukkan PartnerID sesuai dengan ID Computer yang akan kita akses dan klik Connect to Partner, setelah itu bila komputer yang akan diakses dalam status online dan TeamViewer nya aktif, maka kita akan terkoneksi dan diminta untuk memasukkan password, setelah ID dan password benar maka kita dapat meremote PC Desktop.

4.Menduplikasikan data dan backup data dengan hirenboot cd

Sekilas Tutorial BackUp Data dengan Hirent Boot CD


Hai Sobat Belajar Komputer ,, sebelumnya saya pernah posting dan menjelaskan sedikit tentang Hirent BootCD Versi 15.1. Kita telah sedikit  mengenal beberapa hal yang bisa digunakan pada Hirent Boot CD, dan kali ini kita akan belajar memaksimalkan kegunaan MiniXP untuk Backup data pada Hirent BootCD.

Dalam contoh kali ini saya menggunakan Hirent BootCD 10.4 tapi sobat juga bisa menggunakan Hirent BootCD 15.1, karena disitu juga terdapat tools MiniXp nya. langsung aja ya sobat, di sebuah komputer terdapat system Windows XP dimana di My Documentnya terdapat sebuah File penting dalam kasus saya contohkan nama filenya penting.txt.



Seperti pada gambar , lalu terdapat permasalahan seperti ini, ketika system windows tersebut rusak bagaimana kita harus mengambil data itu sedangkan data itu penting tetapi kita juga tidak dapat masuk kedalam system tersebut, kalau kita instal ulang pastinya file di My Document tersebut akan ikut terformat karena My Document terdapat di Drive C yang akan terformat jika kita melakukan instal ulang. cara satu - satunya adalah kita harus melakukan Backup data terlebih dahulu lalu kita baru install ulang, lalu bagaimana cara backup datanya, kita bisa menggunakan fasilitas dari hiren boot cd, dimana kita bisa masuk ke mini xp dan masuk ke mydocument system windows yang rusak, okey langsung saja , masukkan cd Hiren Boot Cd, lalu atur First Boot pada bios dari komputer adalah Cd.




Kurang lebih seperti ini, kita atur biosnya lalu akan otomatis masuk ke Hirent BootCD.

Langsung pilih Mini WindowsXP, Setelah itu tampilannya akan seperti ini

 Lalu masuk saja ke Windows Explorer, setelah itu cari di Drive C File tadi

Lalu Copy file penting.txt yang tadi lalu pastedi Drive D
Nah dengan cara ini anda bisa melakukan backup data pada Drive C, dan setelah itu baru bisa melakukan Install Ulang , hem yang pastinya tidak khawatir file di My Document akan Hilang, Sekian dulu Sobat Mengenai BackUp Data.
5. Menyelamatkan data dengan Parted Magic

Membaca nama Parted Magic akan terasa familiar, memang namanya terinspirasi dari Partition Magic yang dulunya merupakan tool wajib untuk perbaikan harddisk. Parted Magic selain memiliki fungsi yang sama dengan Partition Magic dan bahkan lebih. Distro Live CD linux ini memilki software untuk pengembalian data yang hilang, backup data, kloning harddisk, dan terdapat Firefox untuk membantu anda mencari solusi lebih lanjut.
Parted Magic dapat digunakan oleh para profesional untuk kemampuan tingkat lanjutnya dan bahkan pemula dengan kemudahan dalam pemakaiannnya.

Menjalankan Parted Magic

Booting ke Parted Magic (Jangan lupa setting BIOS anda supaya booting dari CD/DVD) dan yang anda lihat pilihan menu sebagai berikut :



awal seharusnya mampu bekerja untuk hampir semua komputer, jika tidak coba pilihan lainnya. Booting dari live CD biasanya cukup memakan waktu jadi harap bersabar. Saat sistem lancar bootngnya anda akan melihat tampilan desktopnya.

Berbagai macam tool atau software telah diintegrasikan jadi satud an dan dapat and alihat pada desktopnya. File manager membantu anda dalam navigasi dan menyelamatkan data (backup) atau hanya ingin melakukan editing pada file. Bila anda ingin mengetahui kesehatan harddisk anda bisa menggunakan disk health.

Partisi Harddisk

Jika partisi adalah fungsi yang anda ingin gunakan, anda akan menemukan icon gParted pada layar desktop anda (dinamakan sebagai Partition Editor untuk memudahkan pengguna awam).

Silahkan lihat pilihan yang tersedia dan aturlah sesuai keinginan anda (harap berhati – hati dengan pengaturan partisi, file system dan semacamnya. Data anda ada resiko hilang, jika anda ragu sebaiknya tunda saja atau cari teman yang lebih paham.), jika sudah yakin dengan pilihan anda klik “Apply” untuk menjalankan perubahan yang telah anda tentukan.
Partisi Windows dan Linux telah didukung semua, tapi file system default yang digunakan tidak. Sehingga gParted menjadi kurang berguna bagi pengguna Mac.

Kloning dan Backup Harddisk

Kadang – kadang anda ingin memindahkan seluruh data dari satu drive ke drive lainnya, atau melakukan backup untuk seluruh drive sebelum melakukan partisi. Dengan CloneZilla anda bisa kloning seluruh data dari satu harddisk ke lainnya dan menyimpan backup dari harddisk yang sudah ada tanda – tanda rusak untuk keamanan data yang anda miliki (Harap berhati – hati menggunakan CloneZIlla, jika anda salah menggunakannya akan dengan mudah menghapus seluruh data anda).

Peralatan lain

Tentu saja Parted Magic tidak berisi hanya untuk partisi dan kloning harddisk, anda bisa melihat sendiri apa saja yng ditawarkan oleh Parted Magic untuk informasi lebih lengkapnya. Anda mungkin akan terkagum – kagum oleh fungsi – fungsi yang dimilikinya.







Anda akan menemukan file ISO Parted Magic di situsnya, silahkan burning ISO ini ke CD atau DVD yang telah anda siapkan. Jika anda membutuhkan software burning tambahan atau alternatif yang gratis silahkan coba ImgBurn. Apabila anda ingin menggunakan USB flashdisk anda bisa menggunakan UNetbootin untuk menulis ISO ke flashdisk anda.
Booting dari CD atau flashddisk memerlukan perubahan setting pada BIOS. Anda perlu masuk ke setting BIOS dan mengatur ulang prioritas booting dan hardware yang akan booting tersebut.


http://utekno.com/mengenal-parted-magic-222#ixzz2gFqTdZon


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas 2 mwmpercepat kinerja windows 7

Cara Ampuh Mempercepat Kinerja Windows 7



Berikut adalah tips Cara Ampuh Mempercepat Kinerja Windows 7 yang dapat tanpa memerlukan banyak waktu untuk mengkonfigurasikannya :
1.    Singkirkan Font yang tidak digunakan. Kecuali anda bekerja di bagian percetakan, ada banyak sekali font yang tidak digunakan namun tetap di load saat anda menggunakan Windows 7. Hal ini menyebabkan berkurangnya kapasitas memory kosong yang sebenarnya dapat digunakan oleh proses lain. Untu menyingkirkan font yang tidak digunakan, ikuti langlah-langkah di bawah ini.
o    Buat folder baru sebagai folder backup font.
o    Buka control panel dan lanjutkan dengan membuka folder fonts.
o    Pilih font yang tidak biasa anda gunakan dan pindahkan ke folder backup yang telah anda buat tadi. Jangan menghapus font yang tidak anda gunakan karena mungkin pada saat yang lain anda membutuhkannya. Jika ingin mengaktifkan font yang telah anda pindah, hanya perlu mengembalikannya ke folder semula.
2.    Nonaktifkan System Sound. Jika anda tidak tertarim menggunakan system sound, anda dapat menonaktifkannya dengan melakukan langkah di bawah ini. Hal ini akan mempercepat proses saat loading system.
o    Klik start, lanjutkkan dengan mengetik mmsys.cpl pada Start Search dan tekan tombol enter.
o    Buka tab Sound dan pilih No Sound pada pilihan yang ada.
o    Klik Apply untuk mengaplikasikannya dan restart Windows 7 anda.
3.    Nonaktifkan Index Search di Windows 7.
o    Klik start, lanjutkkan dengan mengetik services.msc pada Start Search dan tekan tombol enter.
o    Cari Windows Searchklik kanan dan kemudian dan nonaktifkan service tersebut.
4.    Nonaktifkan Service yang tidak digunakan. Beberapa service windows masih berjalan pada system meskipun kita sendiri tidak memerlukannya. Hal ini akan memakan memory yang sebenarnya dapat digunakan untuk proses lain yang lebih penting. Untuk menonkatifkan service yang tidak digunakan, ikuti petunjuk berikut ini.
o    Buka Start menuAll Programs dan kemudian lanjutkan ke Administrative Tools Options. Pilihan ini mungkin tidak ada jika anda login sebagai Guest, bukan sebagai admin.
o    Klik tab Advanced dan lihat nama service yang ada pada bagian bawah.
o    Hilangkan tanda check-box pada service yang tidak digunakan dan biarkan service yang masih anda gunakan.
o    Restart windows 7 untuk melihat efeknya
5.    Kurangi Start-up Windows 7. Banyak apliaksi yang di-load secara otomatis oleh windows padahal anda sendiri jarang menggunakannya. Untuk menonaktifkan Start-up program, ikuti langkah berikut ini.
o    Klik start, lanjutkkan dengan mengetik msconfig pada Start Search dan tekan tombol enter.
o    Buka tab Startup.
o    Nonaktifkan start-up aplikasi yang tidak digunakan dan restart windows 7 anda. 
   6.    Mengoptimalkan Kerja Performance Processor di Windows 7.
o    Klik "Start" lalu ketik "msconfig" lalu enter
o    Dikotak Sytem Configuration, masuk ke tab Boot kemudian klik Advanced Option.
o    Ceklis pada "Number of Prosessor". Kemudian pilih jumlah prosesor yang ada.
o    Ceklis pada Maximum Memory
o    Ceklis No GUI boot

o    Timeout rubah menjadi 3 Seconds



  
   7.  Menonaktifkan Fitur Pengindeksan
o    Klik kanan “Computer” Icon di desktop dan

pilih “Manage”.

o     Klik “Services and Applications” di layar

“Computer Management”.

o     Klik pada ” Services “.
o    Anda dapat melihat banyak layanan terdaftar

di sana. Cari “Windows search “dalam hal itu.

o    Klik kanan pada “Search Windows” dari

daftar dan pilih “Properties“.

o     “Windows Search Properties Window” akan

terbuka. Dari klik “Startup type” pada drop
down menu dan pilih “Disabled”.

O   Klik “Apply” kemudian “OK”

8.   Pemasangan Windows 7 Layanan Ready

Boost untuk Meningkatkan Kecepatan
Ekstra

o    Untuk mengkonfigurasi fitur Ready Boost

pada Windows 7 Anda harus memiliki High
FlashSpeed ​​ / USB atau flashdisk dengan
Anda yang siap meningkatkan kompatibel.

o    Setelah memasukkan flashdisk Anda, buka

Komputer”> Klik kanan pada USB Drive /
flashdisk> pilih “Ready Boost” tab> centang
“Gunakan perangkat ini” kotak centang.

o    Anda dapat mengkonfigurasi berapa banyak

ruang pada drive USB / flashdisk untuk
digunakan sebagai Ram

9.   Mengubah Power Plan Untuk Performa
Maksimal

o    Double klik “Power Options” pada Control

panel.

o    Klik panah bawah menunjukkan ” Show

Additional Plans” untuk melihat “High
Performance” power plan.

o    Sekarang hanya mengaktifkan “High

Performance”.

o   Anda dapat melakukan pengaturan lanjutan

untuk tweaker lebih lanjut jika Anda
inginkan.


   10. Tweak REGEDIT
o    Buka “Notepad
o    Kemudian Copas kode di bawah ini :



Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop]
"AutoEndTasks"="1"
"HungAppTimeout"="1000"
"MenuShowDelay"="8"
"WaitToKillAppTimeout"="2000"
"LowLevelHooksTimeout"="1000"




[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
"NoLowDiskSpaceChecks"=dword:00000001
"LinkResolveIgnoreLinkInfo"=dword:00000001
"NoResolveSearch"=dword:00000001
"NoResolveTrack"=dword:00000001
"NoInternetOpenWith"=dword:00000001




[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control]
"WaitToKillServiceTimeout"="2000"




[-HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RemoteComputer]

o    Kemudian Simpan file barusan dengan nama “Win7_Tweaks.reg” (nama file terserah sobat blogger, tanpa tanda kutip) di tempat terserah. Pastikan pada kolom “Save as type” sobat blogger pilih “All files”.
o    Jalankan dengan klik dua kali file .reg tersebut. Selanjutnya, jika ada peringatan dari Registry Editor, konfirmasi dengan tekan tombol YES. Restart komputer.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS